Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Jalan Tani

Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Jalan Tani

Desa Tangkas menyelenggarakan kegiatan gotong royong pembersihan jalan tani yang bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan akses menuju sawah. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif warga desa dalam membersihkan, merapikan, dan mempercantik jalan menuju area pertanian. Gotong royong pembersihan jalan tani merupakan inisiatif yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tangkas sebagai bentuk kolaborasi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pedesaan dan menjaga keindahan lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, semua warga desa, dari berbagai latar belakang dan usia, bekerja bersama-sama tanpa mengenal perbedaan. Kegiatan gotong royong dimulai pada pagi hari, dimana seluruh warga desa berkumpul di titik pertemuan yang telah ditentukan. Mereka membawa alat-alat bersih seperti sapu, sekop, dan karung untuk mengumpulkan sampah. Bukan hanya warga desa, tetapi juga beberapa petani dan pemilik lahan sawah turut serta dalam kegiatan ini, karena mereka sadar bahwa kebersihan jalan tani sangat penting untuk memudahkan aktivitas pertanian mereka. Selama kegiatan gotong royong, suasana penuh kebersamaan dan semangat saling membantu terasa sangat kental. Warga desa bergotong royong dengan gembira, saling bercanda, dan mengobrol sambil bekerja. Setelah beberapa jam bertugas, hasilnya pun terlihat nyata. Jalan tani yang tadinya dipenuhi oleh sampah dan rumput liar kini berubah menjadi jalur yang bersih dan rapi. Kebersihan ini memberikan kesan yang positif bagi warga desa dan pengunjung yang melintas.Gotong royong pembersihan jalan tani yang dilakukan oleh masyarakat Desa Tangkas bukan hanya sekadar membersihkan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan solidaritas antarwarga. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kebersihan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Desa Tangkas layak dijadikan contoh bagi desa-desa lainnya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui gotong royong. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar demi menciptakan desa yang lebih indah, nyaman, dan lestari.

Kebersihan

2 tahun yang lalu

Bersihkan, Sehatkan, dan Lestarikan: Gotong Royong Kantor Desa dan POLINDES untuk Masyarakat

Bersihkan, Sehatkan, dan Lestarikan: Gotong Royong Kantor Desa dan POLINDES untuk Masyarakat

Kantor Desa dan Pondok Bersalin Desa (POLINDES) di wilayah ini akan menjadi saksi dari sebuah kegiatan gotong royong bersih-bersih yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar, staf kantor desa, para petugas medis, serta sukarelawan yang peduli terhadap kesejahteraan komunitas. Kegiatan bersih-bersih merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memiliki manfaat jangka panjang dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dalam konteks kantor desa, menjaga kebersihan sangat penting untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman dan efisien bagi staf, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, POLINDES juga memainkan peran yang sangat penting dalam menyediakan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat desa. Dengan menjaga kebersihan dan sanitasi POLINDES, kita dapat memastikan bahwa tempat tersebut menjadi lingkungan yang aman dan terhindar dari risiko penyakit yang dapat menular. Kegiatan gotong royong bersih-bersih ini akan meliputi berbagai upaya, seperti membersihkan ruangan, menyapu dan mengepel lantai, membersihkan peralatan kantor, dan merapikan taman di sekitar area kantor desa dan POLINDES. Setiap peserta akan diberikan tugas yang sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga kerja sama tim dapat terjalin dengan baik. Selain manfaat fisik dari kegiatan bersih-bersih, kegiatan ini juga memiliki manfaat sosial yang besar. Gotong royong bersih-bersih membantu mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antara warga desa dan staf kantor desa, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dapat menjadi ajang edukasi bagi masyarakat mengenai prinsip-prinsip dasar sanitasi, pengelolaan limbah, serta praktik hidup sehat. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menerapkan gaya hidup yang lebih bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam rangka mencapai tujuan kegiatan ini, dibutuhkan dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah desa, staf kantor desa, petugas medis, maupun masyarakat luas. Penting untuk melibatkan seluruh komponen masyarakat agar spirit gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terwujud. Melalui kegiatan bersih-bersih Kantor Desa dan POLINDES ini pada tanggal 12 Juli 2023, diharapkan akan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat desa. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta memperkuat ikatan sosial dalam membangun desa yang lebih baik.

Kebersihan

2 tahun yang lalu

Warga Desa Tangkas Antusias Sosialisasi 'Rembuk Stunting' untuk Cegah Masalah Kesehatan Anak

Warga Desa Tangkas Antusias Sosialisasi 'Rembuk Stunting' untuk Cegah Masalah Kesehatan Anak

Warga sekitar Desa Tangkas dengan antusias menyelenggarakan kegiatan sosialisasi masyarakat bertajuk "Rembuk Stunting." Dengan lokasi di Kantor Desa, acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat desa tentang upaya pencegahan stunting pada anak-anak. Stunting adalah masalah kesehatan global yang terjadi akibat gizi buruk pada masa pertumbuhan anak. Dalam upaya mengatasi stunting, kegiatan rembuk telah mengambil langkah proaktif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam program rembuk stunting tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh penduduk desa, para orang tua, anggota keluarga, tokoh masyarakat, serta tenaga medis setempat. Acara dimulai dengan pidato pembukaan dari kepala desa, yang menggarisbawahi pentingnya peran serta semua pihak dalam pencegahan stunting. Selama sosialisasi, para tenaga medis dan ahli gizi memberikan penjelasan secara rinci tentang faktor-faktor risiko stunting, nutrisi yang seimbang, asupan gizi yang diperlukan pada masa pertumbuhan anak, serta pentingnya pola makan yang baik bagi anak-anak dan ibu hamil. Mereka juga memberikan saran praktis tentang perlunya pemantauan pertumbuhan anak secara berkala dan pengenalan menu makanan bergizi di lingkungan rumah. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Hal ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertukar informasi dan pengalaman mengenai stunting serta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang cara pencegahan yang dapat dilakukan dalam lingkungan sehari-hari. Sosialisasi rembuk stunting juga menyediakan bahan informasi seperti brosur, pamflet, dan poster yang berisi panduan gizi serta langkah-langkah praktis dalam mencegah stunting. Bahan-bahan ini didistribusikan kepada seluruh peserta sosialisasi dan dipasang di tempat-tempat strategis di desa, seperti puskesmas, sekolah, dan tempat umum lainnya. Melalui sosialisasi masyarakat Desa Rembuk Stunting ini, diharapkan akan terjadi perubahan perilaku dan peningkatan kesadaran kolektif dalam menerapkan pola makan yang baik dan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil. Dengan demikian, Desa Rembuk berkomitmen dalam mencegah stunting serta menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Kegiatan sosialisasi Rembuk Stunting di Desa Tangkas merupakan langkah konkret dalam mengatasi masalah stunting. Kolaborasi aktif antara pemerintah desa, tenaga medis, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mencapai tujuan pencegahan stunting pada anak. Semoga upaya ini menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain dalam menghadapi tantangan serupa dan mewujudkan kemajuan kesehatan serta kesejahteraan anak-anak di seluruh Indonesia.

Kesehatan

2 tahun yang lalu

Peringatan Haul Ke-164: Menghormati Pangeran Syarif Nata Kusuma, Pangeran dan Ulama Sufi Abad ke-17

Peringatan Haul Ke-164: Menghormati Pangeran Syarif Nata Kusuma, Pangeran dan Ulama Sufi Abad ke-17

Pada Jum'at, 14 Juli 2023 dan Sabtu, 15 Juli 2023, di Makam Pangeran Syarif Nata Kusuma, diselenggarakan sebuah Haul Ke-164 yang diselenggarakan untuk menghormati dan mengenang sosok yang berperan penting dalam sejarah spiritual dan budaya di daerah tersebut. Salah satu tokoh yang dihormati dalam tradisi ini adalah Pangeran Syarif Nata Kusuma. Beliau dikenal sebagai seorang pangeran dan ulama sufi yang hidup pada abad ke-17. Beliau merupakan tokoh yang sangat dihormati dan dijadikan panutan oleh masyarakat setempat. Kehadiran beliau tidak hanya memberikan petunjuk keagamaan, tetapi juga membawa perubahan positif dalam aspek sosial dan budaya. Makam Pangeran Syarif Nata Kusuma menjadi tempat ziarah bagi para pengikutnya dan mereka yang ingin memperoleh berkah spiritual. Haul Ke-164 ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh ribuan orang yang akan berkumpul di sana dengan tujuan untuk beribadah, memperdalam pengetahuan agama, serta merayakan warisan budaya yang diwariskan oleh Pangeran Syarif Nata Kusuma. Selama acara Haul, berbagai kegiatan diadakan untuk memperingati dan mengenang peran penting Pangeran Syarif Nata Kusuma. Di antaranya adalah pembacaan doa-doa khusus, ceramah agama, pertunjukan seni tradisional, dan pawai ziarah menuju makam. Haul Ke-164 Pangeran Syarif Nata Kusuma juga menjadi ajang untuk mempererat ukhuwah islamiyah atau persaudaraan dalam Islam. Ribuan orang dari berbagai latar belakang sosial dan budaya berkumpul dengan semangat yang sama, tanpa memandang perbedaan mereka. Acara ini menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati satu sama lain. Haul Ke-164 Pangeran Syarif Nata Kusuma tidak hanya sekadar kegiatan religius, tetapi juga merupakan perayaan warisan spiritual dan budaya yang memiliki nilai-nilai universal. Melalui haul yang dilaksanakan rutin setiap tahun ini, semangat dan ajaran beliau terus hidup dalam hati umat muslim setempat, sementara kekayaan budaya daerah tersebut dirayakan oleh semua orang yang hadir.

Religi

2 tahun yang lalu

Penyambutan Mahasiswa KKN-PPM Universitas Lambung Mangkurat

Penyambutan Mahasiswa KKN-PPM Universitas Lambung Mangkurat

Sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang sangat dinantikan akan dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN-PPM Universitas Lambung Mangkurat pada Senin, 3 Juli 2023. Lokasi kegiatan ini berada di Kantor Desa, sebuah tempat yang diharapkan menjadi pusat perubahan positif dan pembangunan bagi masyarakat setempat. Untuk menciptakan suasana yang hangat dan menyambut mahasiswa dengan tulus, beberapa aspek penting telah dipertimbangkan. Keterlibatan Pemerintah Desa menjadi faktor utama dalam keberhasilan penyambutan ini. Koordinasi dengan pihak universitas akan memastikan acara sambutan resmi melibatkan kepala desa dan pejabat lainnya. Pemerintah desa dapat memberikan dorongan kepada mahasiswa dengan menjelaskan tujuan kegiatan serta memberikan dukungan. Partisipasi Masyarakat juga krusial. Melibatkan mereka dalam penyambutan menciptakan rasa kebersamaan dan semangat kolaboratif. Pertemuan dan acara selamat datang dapat diadakan untuk memperkenalkan mahasiswa dengan masyarakat setempat. Dukungan dan motivasi masyarakat sangat berarti bagi para mahasiswa. Pemberian Informasi dan Bimbingan sebelum kegiatan dimulai membantu mahasiswa memahami konteks tempat tinggal selama pengabdian. Pihak desa memberikan orientasi tentang kondisi sosial, budaya, dan masalah yang dihadapi masyarakat setempat. Pembagian Tugas dan Peran dilakukan melalui pertemuan koordinasi antara pemerintah desa dan tim pengajar universitas. Rencana kerja yang jelas akan mempercepat dan mengoptimalkan pelaksanaan program KKN-PPM. Saling Mengenal dan Berinteraksi juga menjadi fokus. Selain menjalankan tugas pengabdian, mahasiswa dapat mengadakan kegiatan sosial, seminar, atau lokakarya yang melibatkan masyarakat. Ini akan memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, serta meningkatkan pemahaman dan saling menghargai. Hal ini akan memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, serta meningkatkan saling pemahaman dan saling menghargai. Penyambutan mahasiswa KKN-PPM Universitas Lambung Mangkurat adalah tahap awal yang penting dalam kesuksesan sebuah program pengabdian masyarakat. Dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa itu sendiri, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan solusi yang nyata bagi masyarakat setempat maupun bagi para mahasiswanya tersebut.

Sosial

2 tahun yang lalu